Beranda Artikel 7 Strategi Hemat Ala Anak Kos Yang Wajib Kamu Perhitungkan

7 Strategi Hemat Ala Anak Kos Yang Wajib Kamu Perhitungkan

"Jika perut sudah berbunyi dan tidak mau mengeluarkan sepeser uang, anak kos biasanya menghubungi temannya yang masak sendiri tepat di jam makan. Alasannya sih macam-macam, mulai pinjam catatan hingga ingin bersilaturahmi"

1368
anak kos, lucu, kreatif, hemat, gratis, gratisan,
anak kos hemat makan buku resepsi nonton film, lucu, kreatif dan berani

Bagi anak kos, falsafah hemat pangkal kaya benar-benar tertanam dalam sanubarinya. Dengan berhemat, beberapa barang incaran seperti gadget, sepatu, atau alat kecantikan akan lebih cepat didapatkan. Cara menghemat pun bermacam-macam. Berikut 7 hal yang biasa dilakukan anak kos untuk menekan pengeluaran hariannya.

BELI BUKU KW

Buku adalah kebutuhan primer bagi anak kos yang statusnya pelajar atau mahasiswa. Namun mahalnya harga buku kerap menjadi halangan bagi anak kos untuk membelinya. Kalau pun pinjam di perpustakaan, risiko denda karena telat mengembalikan bisa menjadi ancaman tersendiri. Apalagi sering kali biaya denda 10 kali lipat mahalnya dari harga buku aslinya. Salah satu cara yang ditempuh anak kos adalah membeli buku di tempat fotokopian. Dengan membeli di tempat fotokopi, uang yang dikeluarkan bisa ditekan hingga separo dari harga yang harus dibayar jika membeli buku aslinya. Tapi jangan ditiru adegan ini ya…

CARI MAKAN GRATIS

Jika perut sudah berbunyi dan tidak mau mengeluarkan sepeser uang, anak kos biasanya menghubungi temannya yang masak sendiri tepat di jam makan. Alasannya sih macam-macam, mulai pinjam catatan hingga ingin bersilaturahmi. Sesampainya di kos teman, ia akan bertanya-tanya hal-hal yang enggak penting sampai pada akhirnya jurus andalannya keluar: Eh, sekarang masak apa? Pertanyaan itu biasanya akan dijawab dengan ajakan makan bareng. Cara lainnya adalah dengan merilis daftar seminar yang menawarkan fasilitas makan siang. Atau jika mukanya tebal, anak kos biasanya akan mendatangi gedung-gedung yang tengah digunakan untuk resepsi. Dengan mengenakan batik, membawa amplop kosong dan mengaku teman dari mempelai, maka makan besar dan GRATIS didapatkan.

 BAWA MINUM SENDIRI

Salah satu faktor pemborosan keuangan anak kos adalah memesan minum di setiap waktu makan. Sayangnya beberapa warung rada rese karena tidak menyediakan air putih. Atau jika pun menyediakan tetap saja ada harganya. Untuk menyiasatinya, anak kos akan membawa air kemasan sendiri dan mengisi ulang di setiap tempat yang menyediakan minum gratis seperti pos satpam, masjid, atau kos teman yang punya  galon.

PESAN AIR PANAS

Mengeluh karena harga kopi instan di warung mahal? Ah, bagi anak kos hal itu bukanlah masalah besar. Jika kamu penikmat kopi instan, maka belilah satu renteng kopi di toko-toko yang menyediakan diskon atau promo. Atau jika kamu suka kopi hitam, datanglah ke kos teman yang punya stok kopi jenis ini. Jangan lupa bawa plastik kecil atau kertas untuk membungkusnya. Bawalah kopi ‘mentah’ tersebut ke warung kopi, lalu pesan air panas. Tuangkan kopi ke dalam gelas berisi air panas dan kopi pun siap dihidangkan. Trik ini bisa menghemat sepuluh kali lipat dari harga yang dipatok di warung kopi!

JADI ANAK PERPUS

Harga paketan enggak kejangkau tapi mau terus ngeksis atau main game online? Anak kos sejati pasti bisa ngakalinnya. Pergi ke perpustakaan adalah cara yang banyak ditempuh anak kos. Bukan karena ingin dekat dengan buku, tetapi karena di perpustakaan terutama perpustakaan kampus biasnya menyediakan jaringan wifi yang kencangnya ngangenin. Anak kos biasa betah berlama-lama berada di perpustakaan apalagi di kamar kosnya tidak tersedia meja keren dengan kursi empuk yang ada rodanya. Jangankan perabot seperti itu, wong tidur saja memilih beralaskan sejadah untuk penghematan! Dengan bermain ke perpus juga bisa meninggikan derajat seorang mahasiswa walau di perpus cuma main Dota atau CoC.

 PUNYA HARDISK

Salah satu aspek penilaian kegaulan seseorang adalah dengan banyaknya jumlah film yang telah ditonton. Semakin cap cis cus ngomongin film, semakin kekinian pula cap yang disematkan kepadanya. Tetapi harga tiket bioskop menjadi faktor penghalang yang paling utama. Harga satu tiketnya bisa digunakan makan berhari-hari. Untuk menyiasatinya, anak kos biasanya membeli hardisk berkapasitas jumbo. Gak harus baru. Second pun tak apa. Alasannya sih buat nyimpen data penting, tetapi kenyataannya isinya cuma ratusan film yang dicopy dari warnet. Dalam tahap yang ekstrim, anak kos akan mengopy film-film itu menggunakan hardisk temannya yang sudah berbulan-bulan belum dikembalikan.

MODAL NUMPANG

Saat teman ngajakin jalan, saat itu pulalah banyak anak kos yang terjebak pada pemborosan. Boros di uang jajan, juga boros di uang bensin. Bagi anak kos yang memang niat menghemat, ia akan mengaku tidak punya kendaraan. Atau jika punya kendaraan, ia akan beralasan kendaraannya lagi tidak sehat, butuh diservis, belum ganti oli, dan sejuta alasan lainnya. Padahal niatnya cuma ingin nebeng untuk mengurangi pengeluaran bensin. Cara lainnya adalah dengan modal helm. Walau tidak punya kendaraan, anak kos masih bisa jalan ke berbagai tempat dengan cara nebeng ke teman-teman yang lain. Lumayan sudah tidak kena biaya cicilan dan biaya perawatan, tidak harus beli bensin lagi. Bener ga sich?

BERBAGI
Sarjoko
aktif di Komunitas Gusdurian, suka naik gunung dan bla bla bla