Beranda Artikel Persiapan Mudik Anak Kos, Anak Kos Wajib Baca

Persiapan Mudik Anak Kos, Anak Kos Wajib Baca

15
persiapan mudik anak kos
persiapan mudik anak kos

Minggu terakhir dibulan ramadhan biasanya dimanfaatkan oleh perantau berkemas-kemas untuk segera melakukan ritual tahunan, mudik kampong halaman. Tiket-tiket sudah mulai ludes dipesan, tempat ruental mobil kebanjiran order, makanan khas daerah atau oleh oleh ramai oleh pembeli, dan yang pasti lalu lalang kendaran dengan barang bawaan penuh mulai memadati jalur jalur utama.

Inilah fenoma mudik di Indonesia. Seolah para perantau dilanda rindu yang menggumpal didalam dada untuk segera dituntaskan dikampung halaman bersama keluarga maupun kerabat, saudara. Tak terkecuali bagi anak kos. Mereka mulai mempersiapkan diri untuk mudik, imaji makan bareng bersama keluarga, guyon bareng keluarga serta hal hal yang tak ditemukan diperantauan ada didepan mata.

Nah untuk kamu yang akan mudik, tidak ada salahnya mempersiapkan mudik secara cermat agar mudik lancar, aman dan menyenangkan.

Pastikan kamu punya biaya mudik

Namanya juga mudik, kamu harus punya biaya minimal untuk biaya transportasi. Akan tetapi meski kamu tidak punya biaya, kamu tetap bisa mudik kok, dengan cara ikut program pemerintah, mudik gratis. Ada solusi lagi, nebeng temen, mbonek atau hal hal ekstrim yang bisa kamu lakukan, missal naik gojek bayar belakang.

Tentukan alat Transportasi

Mulai dari sekarang, tentukan transportasi apa yang akan kamu gunakan untuk mudik. Travel, bus, pesawat, kereta api, kapal, atau mudik dengan menggunakan motor atau kendaraan pribadi lainnya. Kalau memakai transportasi umum, segeralah pesam tiket, takutnya tidak kebagian tiket. Kedua, mendekati hari H, harga tiket biasanya makin mahal. Berdasarkan hukum anak kos yang super duper hemat, jadi pesanlah tiket jauh jauh hari, selain murah, kamu juga masih bisa menentukan tempat dudukmu. Kalau kamu menggunakan sepeda motor, jangan lupa di servis, paling tidak ganti oli dan cek ban dan rantai.

List daftar barang bawaan

Lakukanlah list ini sebelum kamu mulai packing. Manfaatnya sangat besar, kamu bisa menentukan barang apa saja yang perlu, mana yang tidak perlu dibawa dan bisa meminimalisir barang lupa. Buatlah daftar barang-barang yang paling penting, penting, kurang penting, dan tidak penting. Kalau kamu meninggalkan barang penting semacam laptop, saya sarankan titipkan ke teman pribumi, karena sering kali maling beraksi saat liburan panjang seperti ini.

Bereskan Pekerjaan

Jika kamu anak kos yang sambil bekerja atau kamu masih punya kerjaan sambilan, maka selesaikan secepat mungkin bahkan kalau bisa jauh dari menjelang deadline, agar kamu bisa mudik dengan tenang, tidak grusa grusu. amaudik yang sudah kamu rencanakan berjalan sesuai rencana.

Bawalah Oleh oleh secukupnya

Usahakan membeli oleh oleh lebih awal dan pilih waktu yang tidak ramai, agar kamu bisa leluasa dan tidak kehabisan stok. Karena pusat-pusat perbelanjaan masih belum terlalu ramai. Sebelum membeli alangkah baiknya dicatat dulu, biar kamu tidak muter-muter layaknya orang sa’i  ketika berbelanja.

Persiapkan Kebutuhan Pribadi, Jangan sampai tertinggal

Jika kamu seorang pemabok (mabuk kendaraan) alangkah baiknya siapkan minyak kayu putih, tissue, kantong plastic, kipas, buku bacaan, atau apapun itu biar mudik kalian nyaman. Taruh di dalam tas yang mudah di jangkau, agar ketika butuh mudah diambil.

Sedangkan anak kos yang mudik menggunakan motor, pastikan surat-surat penting sudah dibawa, pakai jaket dan helm, sepatu dan bungkus tangan, masker juga. Karena di jalan pasti sangat ramai dan juga macet, kemudikan motor dengan santai jangan terburu-buru, kalau capek menepi, istirahat.

Jaga Stamina tubuh

Bagi anak kos yang jarang sekali olah raga, maka saat mudik saat dianjurkan untuk melatih fisik terlebih dahulu, sebab, mudik adalah aktivitas yang jarang sekali dilakukan oleh anak kos. Siapkan kondisi tubuhmu semaksimal mukin,  sebab perjalanan panjang membutuhkan kondisi badan yang prima. Pastikan kamu dalam kondisi fit sebelum memulai perjalanan jauh.

BERBAGI
Taufiqo
Seorang Perantau yang bercita-cita ingin punya kos sendiri