Beranda Artikel 5 Penyakit Laten yang Sering didera Anak Kos

5 Penyakit Laten yang Sering didera Anak Kos

5984
penyakit anak kos
dok.anakkos

Bagi sebagian orang, menjadi anak kos merupakan salah satu tangga yang harus dilewati dalam fase kehidupan. Betapa tidak, hidup sebagai anak kos, mengajarkan beberapa hal yang tidak akan ditemui oleh semua orang, terutama bagi mereka yang dicap anak non-kos atau  “anak mama-rumahan” (sorry, agak nyindir iki rek). Hidup sederhana, mandiri, pantang menyerah, solider dan komunal, merupakan beberapa hal positif yang bisa didapatkan dari menjadi anak kos. Oh, sebelum lupa, fokus kami disini (penyakit laten) adalah jenis-jenis penyakit yang sering menimpa anak kos kelas menengah ke bawah. Intinya, menjadi anak kos itu, super greget Jum !

Selain kemandirian, menjadi anak kos juga melatih “insting” bertambah tajam. Entah insting untuk survive, maupun insting kere_aktif lainnya. Yang paling menonjol, adalah insting untuk mempertahankan perut agar tidak kosong melompong saban harinya. Bicara soal “insting ke-perut-an”, anak kos itu cenderung liar dan agresif. Mereka (rata-rata) sensitif terhadap hal yang berbau “makanan-minuman”. Apalagi, makanan yang mengenyangkan dan murah nan mudah didapatkan. Jika, gratis, itu adalah bonus, eh, anugerah Jum.

Undang-Undang Dasar soal makanan atau minuman bagi anak kos itu simple guys, yakni banyak dan murah. Kuantitas merupakan ihwal primer, sedang kualitas adalah nomor buncit.

Karena kebiasaan sikat sana-sini inilah, kemudian menimbulkan efek negatif bagi kaum kos-kosan. Ketika mereka terjangkit penyakit, anak kos ini baru akan mulai berpikir dan hati-hati jika memilih makanan/minuman. Lebih jauh, mereka selektif terhadap hal yang berhubungan dengan gaya hidup. Bahkan, hal yang menjadi kebiasaan, terkadang berubah menjadi pantangan bagi anak kos jika sudah menjadi pesakitan. Dari fenomena ini, dapat disimpulkan bahwa sakit mampu merubah gaya hidup anak kos yang cenderung “sembrono”. Dan jenis-jenis penyakit yang menimpa anak kos, lebih banyak disebabkan oleh cara hidup, lingkungan dan sisanya, penyakit bawaan (sedari kecil).

Berikut, jenis-jenis penyakit laten yang sering didera anak kos:

SAKIT MAAG

Bagi kamu yang pernah menjadi santri, tentu pernah mendengar falsafah ini “jika kamu belum pernah gudikan selama di pesantren, maka mondokmu belum sempurna”. Ah, agak jijik juga dalilnya. Sama dengan anak kos, nge­kosmu belum kaffah jika kamu belum pernah terkena sakit maag. Sakit maag ini biasanya menjangkit mereka yang pola makannya tidak bisa teratur.

Anak kos dengan penyakit seperti ini, merupakan anak kos yang lebih banyak prihatin daripada makmurnya. Ciri lainnya, dompet mereka akan selalu terpenuhi dengan uang “gambar pahlawan kemerdekaan”, daripada “gambar duo proklamator”. Sekali memegang uang duo proklamator, dalam hitungan jam, tak lama akan menjadi gambar-gambar pahlawan kemerdekaan.

Efek dari dompet terkena radang pas-pas-an ini, mau tidak mau harus sering mengosongkan lambung demi memenuhi kebutuhan lainnya. Akibatnya, mereka harus merelakan penyakit kelaparan, eh, maag, mangkal di perutnya dalam beberapa waktu. Yah, sekedar untuk penenang bagi cacing-cacing yang terus berteriakan di perut, anak kos akan menutupinya dengan minum obat atau makanan pengganjal.

Kata bu dokter di puskesmas seberang jalan, sakit maag (dispepsia) terjadi karena lambung sering mengalami kekosongan makanan, sedangkan asam lambung terus bekerja mencerna makanan. Jika tak ada yang dicerna, maka efeknya adalah terjadinya radang pada dinding lambung. Endingnya, dinding lambung terluka/tergores atau biasa disebut tukak lambung. Gejala awal dari sakit maag adalah rasa nyeri dan panas dari leher sampai ke perut. Jika sudah masuk level kronis, bisa jadi menyebabkan seseorang muntah darah.

Cara mengobati sakit maag ini, adalah dengan minum obat yang berfungsi sebagai penghambat pompa proton seperti lanzoprazole dan omeprazole (jika tidak tahu, tanya saja ke apoteker, hehe).

Obat ini mampu menurunkan kadar asam dalam sistem pencernaan sehingga memungkinkan radang untuk sembuh. Atau dengan menggunakan kombinasi antibiotik jika sakit maag disebabkan oleh bakteri H. Pylori (bakteri penyebab sakit maag). Antibiotik tersebut dapat membasmi bakteri sekaligus mencegah radang untuk kambuh.

SAKIT TIFUS

Masih dari sumber yang sama (bu dokter puskesmas), jenis penyakit ini disebabkan  oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Penyakit yang banyak terjadi pada semua orang ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik. Infeksi dan demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil bakteri Typhi. Selain itu, sanitasi dan akses air yang tidak bersih juga dapat menyebabkan jenis penyakit ini. Kebiasaan lain anak kos, adalah mengkonsumsi makanan yang kurang higenis. Makanan yang telah terhinggapi lalat, cacing atau di masak dengan air kotor, secara langsung akan terkontaminasi bakteri Thypi. Gejala sakit tifus adalah demam tinggi yang mencapai 39°C – 40°C, sakit kepala, perut dan diare yang berkepanjangan.

Jika tidak ditangani dengan benar, maka bisa terjadi pendarahan pada usus. Cara mencegah dan mengobati penyakit ini adalah dengan memberikan vaksin tifoid, karena pada dasarnya penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh.

GUDIK-PKK 

Diantara sekian banyak penyakit laten anak kos, mungkin jenis penyakit ini yang paling “berseni”. Bagaimana tidak, tubuh kalian yang terkena PKK, tiba-tiba saja menajdi berseni pulkadot. Sayangnya, ini penyakit, bukan tatto atau seni lukis, jadi yo tetap saja harus diobati. Gatal karena PKK disebabkan oleh bakteri kulit yang sering menempel di pakaian atau tubuh. Bagi kalian anak kos yang suka dengan kekotoran, siap-siap saja menerima kedatangan ibu-ibu PKK, eits, penyakit PKK maksudnya.

Gejala awal penyakit ini adalah rasa gatal yang menjadi-jadi diikuti bercak-bercak putih pada tubuh.

Cara menyembuhkan penyakit ini adalah dengan mengoleskan obat anti gatal dan jamur, selebihnya menjaga kebersihan tubuh dan pakaian. Jika kalian terbiasa tidak mandi 3 hari, maka kebiasaan tersebut harus segera ditinggalkan. Demi terjaganya tubuh sehatmu. Pakaian yang jarang dicuci bisa menjadi tempat berjamaahnya bakteri kulit dan jamur. Penyakit ini lebih disebabkan oleh keteledoran seseorang dalam menjaga kebersihan tubuh. Jika kalian ingin membuat tatto alami ala PKK, jangan mandi selama 1 bulan!

MALARIA-DEMAM BERBDARAH

Penyakit yang menyerang persendian tulang ini disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aeghypti. Penyakit ini memang merata terjadi di dunia, khsusunya di daerah dengan iklim tropis seperti Indonesia. Indonesia sendiri merupakan negara di Asia Tenggara dengan penderita DBD tertinggi, serta menempati nomor dua di dunia setelah Brazil. Penyebab jenis penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh faktor lingkungan yang kumuh dan tidak terawat dengan baik. Adanya space seperti genangan air, menjadi tempat berkoloninya nyamuk demam berdarah. Umumnya, nyamuk demam berdarah berkembang biak di tempat lembab dan panas. Jika sudah memasuki level akut, demam berdarah dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh, pendarahan serta penurunan tekanan darah.

Gejala awal sakit demam berdarah adalah naiknya suhu badan ke angka 41°C, sakit kepala, nyeri otot, sendi, tulang hingga sakit di sekitar mata.

Seperti tifus, jenis sakit ini menyebabkan tubuh menjadi lemas dan penurunan sistem kekebalan tubuh secara drastis. Tidak ada obat yang secara khusus menyembuhkan jenis penyakit ini. Untuk mempercepat kesembuhan biasanya ditempuh dengan cara memperbanyak istirahat, minum banyak cairan serta mengkonsumsi paracetamol. Langkah pencegahan dini demam berdarah adalah menyingkirkan segala macam genangan air yang kotor,mensterilkan ruang-ruang ber_nyamuk serta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

MIGRAIN

Migrain dan sakit kepala merupakan dua jenis penyakit yang mempunyai sebab hampir sama, yakni ketegangan pada otot leher (sinus). Khusus untuk migrain, jenis sakit ini bisa timbul bersamaan dengan sakit asma dan depresi. Dalam hal ini, wanita memiliki resiko yang lebih besar terkena migrain dibandingkan dengan pria. Adapun fase remaja merupakan fase dimana migrain lebih sering menyerang.

Wanita dengan tingkat kesibukan yang tinggi akan lebih sering terkena penyakit ini.

Atau, mereka yang terlahir dari keluarga yang terkena migrain. Jadi, jika kamu sering migrain, bisa jadi itu merupakan penyakit turunan dari nenek moyang kalian. Sakit migrain merupakan sakit yang datangnya secara tiba-tiba (macam jelangkung yang tak diundang), dan terjadi secara berulang. Wanita yang sedang mengalami migriain biasanya juga disebabkan oleh bergejolaknya hormon tubuh saat pubertas, menstruasi atau menopouse. Untuk menyembuhkan penyakit ini, kalian cukup mengkonsumsi obat-obat paracetamol maupun penyembuh sakit kepala. Jadi, kurangi memikirkan hal-hal yang kurang bermanfaat dan tak produktif. Minimalisir aktivitas mikir yang dapt memicu depresi tingkat tinggi seperti jodoh, skripsi yang gak kelar-kelar atau masa depan yang masih suram.

Itulah jenis-jenis penyakit yang sering menyerang anak kos. Jika ada jenis penyakit laten yang belum masuk, bisa kalian tambahkan sendiri. Itupun jika disetujui oleh redaktur anakkos.com. lebih dan kurangnya, kami kembalikan ke redaktur !

Nuwun  🙂

BERBAGI
Pongge Goe
Pengelana