Beranda Artikel 5 Alasan Mengapa Wisuda Tanpa Pendamping Itu Istimewa bagi Anak Kos

5 Alasan Mengapa Wisuda Tanpa Pendamping Itu Istimewa bagi Anak Kos

1340
sarjoko, wisuda, uin, pendamping wisuda,
joko, wisuda tanpa pendamping wisuda, anak kos,

Bagi kamu anak kos yang wisuda dan masih jomblo, pasti sering diledekin: Lu wisuda apa bagi rapot? Kalo dapet omongan kayak gitu, gak usah keki dan berkecil hati, sob! Sebab kamu adalah orang yang istimewa! Kenapa?

Quality Time

Di setiap momen wisuda, kamu pasti ingin disaksikan orang-orang terdekat, terutama orang tua. Apalagi kalo baju togamu dibalut dengan tulisan “cum laude” atau “pujian”. Betapa bangganya orang tua melihat hasil yang kita raih. Bagi anak kos yang rata-rata perantau, tentu mereka ingin memiliki banyak waktu dengan keluarga di momen wisuda ini.

Jarang-jarang lho bisa kumpul lama bareng keluarga di tanah rantau. Kalo kamu bawa pasangan, tentu sangat merepotkan karena harus berbagi konsentrasi.

Menghindari Fitnah

Di rumah, orang tua pasti mengharapkan hal-hal yang baik dari anaknya. Apalagi kalo kamu kuliah ke kota, tentu orang tua takut terjadi sesuatu yang berbahaya, pergaulan bebas misalnya. Dengan wisuda sendirian, kamu akan mengurangi kekhawatiran orang tua. Kalo bawa pasangan terus nempel-nempel gitu bisa memantik fitnah yang membekas di benak orang tua dan dibawa hingga ke kampung halaman. Bisa berabe!

Kali aja orang tua nanyain udah punya pasangan apa belum? Syukur-syukur kalo jawabannya belum, langsung nyariin calon on the spot di lokasi wisuda! Yang penting bagi anak kos adalah meminimalisir kekecewaan orang tua hehe.

Fokus menata masa depan

Baca Cuk:  Ping!. Ping!. Ping!

Biasanya, ada 3 tujuan setelah wisuda: kerja, lanjut kuliah, atau nikah. Bagi yang bawa pasangan, tentu ketiga-tiganya membuat pikiran jadi bimbang. Apalagi kalo brondong dan si doi ngebet pengen dilamar gara-gara udah ditanyain sama 5 anak pejabat. Sementara kamu resmi masuk ke status pengangguran, doi memberikan pukulan telak dalam hidupmu. Hal ini tidak akan terjadi kalo kamu jomblo. Kamu hanya diberi pilihan kerja atau kuliah lagi. Sambil nunggu proses, kamu bisa naik gunung atau susur pantai untuk menikmati indahnya alam ini. Bahkan kamu bisa ngemix pilihan itu jadi kuliah sambil kerja! Sambil kuliah cari ilmu, kerja cari duit, sekalian berkelana mencari jodoh.

Status jadi senjata

Pernah nggak kamu dateng ke wisudaan senior kamu? Saat itu dia bawa pasangan, terus selang beberapa tahun kemudian dia masih aja sendiri, sementara pasangannya udah nggendong anak? Nah, ini bisa jadi senjata ampuh kamu buat balikin apa yang pernah teman-teman serang ke kamu waktu wisuda.

Oke, saat ini kamu diledek “wisuda apa bagi rapot?” Suatu saat kamu bisa serang “cari istri apa cari ponakan?”. Tapi tetep woles ya. Habis saling ledek ajak selfie bareng biar keliatan akur lagi.

Tanda orang tanggung jawab

Orang enggak cari pendamping wisuda itu adalah orang yang bertanggung jawab! Gak percaya? Coba aja survei. Rata-rata mereka yang ‘bagi rapot’ saat wisuda clear soal pacaran alias gak punya pacar sejak zaman azali. Masih ting ting. Kebanyakan mereka tidak mau mempermainkan orang lain dengan status-status gak jelas. Mereka menanamkan nilai-nilai ajaran Nabi Muhammad untuk menjalin hubungan yang langsung dalam bingkai pernikahan. So, kalo belum siap lahir batin mending dipending. Pokoknya istimewalah orang-orang yang gak ada pendampingnya saat wisudaan!

Baca Cuk:  Kamu Anak Kos dan Bisa Nulis? Ini Pekerjaan Yang Cocok Buatmu
BERBAGI
Sarjoko
aktif di Komunitas Gusdurian, suka naik gunung dan bla bla bla