Beranda Artikel Kos-kosan dan Maraknya Pergaulan Bebas Pelajar Kota Palu

Kos-kosan dan Maraknya Pergaulan Bebas Pelajar Kota Palu

206
perilaku sex bebas dikalangan anak kos
sumber: efekgila.com

Gegap gempita teknologi yang tidak diiringi dasar moral yang kuat membuat seseorang mudah terlena. Akses internet yang mudah nan murah menjadi modal awal seseorang bisa berubah bahkan melakukan hal-hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Termasuk mencoba melakukan hubungan int*m dengan lawan jenis sebagaimana yang ia temukan di internet. Kota Palu, Sulawesi Tengah mengalami hal tersebut.

47 Persen siswa SMA Palu tidak p*rawan

Hasil survey Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako, (Untad) Palu, Sulawesi Tengah, menemukan 47 persen pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kota Palu mengaku sudah pernah melakukan hubungan sek*s bebas. baik yang melakukan sekali atau melakukan berulang kali sama pasangan atau orang lain.

43,5 persen siswa melakukan karena faktor lingkungan

Dari 47 persen yang pernah melakukan hubungan int*m, sekitar 43,5 persennya mengaku melakukan perbuatan layaknya suami istri itu akibat pengaruh lingkungan, seperti ajakan pacar, teman, atau karena pengaruh nonton film porno.  Selain itu juga, faktor ingin mencoba-coba (penasaran) dan belum matangannya pendidikan sek*sual menjadi faktor setelahnya.

Awalnya cium-ciuman, akhirnya ketagihan

Menurut hasil survey tersebut perilaku sek*s bebas tersebut diawali sekadar ciuman, (cepokan lambe), kemudian terangsang, muncul birahi, hingga akhirnya sampai pada percintaan badan atau istilah anak muda sekarang making love (ML). Gaya pacaran jamak dilakukan dunia barat, seperti ini yang digambarkan di film Hollywood atau film korea sekalipun.

Baca Cuk:  3 Hal Tak Terduga Yang Kamu Alami Saat Ngekos di Area Bantaran Sungai

Yang menarik dari hasil survey tersebut, sebagian remaja merasa bangga jika telah melakukan hubungan sek*s dengan pacar, ada semacam yang dibanggakan kepada teman-temannya. Ini terutama terjadi pada laki-laki, dimana secara psikologis mereka ingin menampilkan sesuatu yang lebih dari teman laki-laki lainnya, termasuk ya soal sek*s. “Berapa cewek yang sudah kamu tiduri?” begitulah kira-kira obrolannya.

Kos kosan tempat aman melakukan ML

Ikhlas Rasido, sebagai seorang peneliti mengatakan sebagian besar siswa atau siswi di kota Palu yang melakukan hubungan sek*s bebas tinggal di kos-kosan atau indekost. Kos-kosan dirasa sebagai tempat yang bebas dan aman. selain itu juga, kos kosan sebagai tempat yang murah untuk melakukan ML.

Kos-kosan selain sebagai tempat yang privat juga menjadi alternative dari pada nyewa hotel yang mahal. Kos kosan Juga menjadi tempat yang ramah dan aman untuk melakukan ML.

Akibat maraknya pergaulan bebas dikalangan pelajar kota Palu inilah muncul yang namanya virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Data yang dirilis Tempo.co menyebutkan  Penderita HIV di Kota Palu pun meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2016 saja , sejak Januari hingga November, sudah 79 orang di kota Palu dinyatakan positif terinfeksi HIV. 11 orang meninggal dunia dan 32 orang dinyatakan mengidap AIDS, dan sisanya terinfeksi HIV. Media penularan virus penyebab penyakit AIDS itu rata-rata akibat sek*s bebas. Jadi pikir dua kalilah jika mau melakukannya.

Baca Cuk:  Kebiasaan Jorok Anak Kos Cowok, Kamu Termasuk Yang Mana?

Kembali kontrol ketat kos-kosan di daerah masing-masing

Oleh karena itu, masyarakat beserta elemen pemerintahan dari tingkat paling bawah hingga tertinggi harus kembali mengawasi ketat aktivitas seputar kos-kosan dilingkungannya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk membasmi penyakit sosial, dan menyelamatkan generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang bisa mengancam masa depannya.

Mengingat hari ini masifnya “pacaran bebas” dikalangan pelajar dan mahasiswa dan maraknya pendirian kos-kosan bebas (campur), serta turunya tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan menjadi komposisi yang pas memicu timbulnya perilaku sek*s bebas.

Bagaimana fenomena pergaulan bebas di daerahmu?

BERBAGI
Fuad Sandiago Uno
membela kepentingan umat, mengurangi maksiat