Beranda Artikel Rumus Bahagia Untuk Anak Kos

Rumus Bahagia Untuk Anak Kos

307
Anak Kos Moldova
Anak Kos Moldova

Apakah Anda bahagia sekarang? Jawabannya bisa dua: ya dan tidak/belum. Jika ya, teruskanlah gaya dan cara hidupnya. Berarti Anda sudah berada di track dan jalur yang benar. Jika belum bahagia, ubahlah sesuatu. Karena pasti ada yang keliru atau belum pada tempatnya sehingga kebahagiaan enggan bertandang. Sesederhana itu sesungguhnya kehidupan ini. Tidak perlu ada kisah sedih di hari Minggu yang terus-menerus ditangisi. Tidak perlu pula ada acara mengutuk diri bahkan keturunan yang dianggap tidak pernah membawa hoki. Semuanya simple dan jelas adanya.

Belum Bahagia

Hidup ini terkadang memang aneh. Ada orang yang mengutuk langit dan bumi atas ketidakbahagiaannya. Ada pula yang merasa hidup ini tidak adil karena kondisi kehidupannya tidak seberkelimpahan tetangganya. Tambahan pula, ada juga yang merasa mengapa bergaji kecil padahal sudah lama bekerja di sebuah perusahaan. Berbeda dengan sahabat-sahabatnya yang baru bekerja tetapi berbayar besar dengan segala macam fasilitas yang mencengangkan. Sesungguhnya, saat seseorang sadar bahwa kondisi hidupnya tidak memberikan kenyamanan atau kebahagiaan, saat itu pulalah sejatinya ia mengintrospeksi diri. Apa yang kurang pada dirinya? Apa yang perlu ditambahkan pada kualitas hidupnya? Apa yang perlu diubah dalam hidupnya? Tidak perlu menghabiskan energi berlebihan dengan meratapi hidup dengan pertanyaan ‘mengapa.. mengapa dan mengapa…?’ yang panjang tak berkesudahan. Kelamaan bertanya tentang sebab akan menghabiskan waktu untuk memikirkan solusinya. Harusnya segera sadar akan kekurangan dan ketidaktepatan langkah hidup hingga ada sesuatu yang harus diubah atau ditingkatkan.

Baca Cuk:  Kebiasaan Jorok Anak Kos Cowok, Kamu Termasuk Yang Mana?

Mengapa Vs Bagaimana

Orang yang selalu berfokus pada ‘mengapa’ akan kehabisan waktu untuk bertumbuh. Ia akan kehilangan masa untuk mencari ‘bagaimana’ mengatasi permasalahannya. ‘Mengapa’ itu memang perlu untuk mengetahui akar permasalahan yang terjadi dalam kehidupan, namun tidak boleh berlarut-larut bersamanya. Begitu mengetahui sebab, manfaatkan waktu selebihnya untuk mencari ‘bagaimana’ atau apa yang harus dilakukan agar persoalan itu bisa diatasi.

Untuk tidak menghabiskan waktu banyak pada ‘mengapa’ itu tidaklah sulit. Cukup renungkan: setiap orang pasti punya masalah. Sekarang masalah itu sudah terjadi dan telah diketahui penyebabnya. Untuk apa larut dalam masalahnya? Toh dengan dipikirkan ‘mengapa’ tidak akan menyelesaikan masalah. Tidakkah lebih baik berhenti disana dan mencari jalan keluarnya?

Panah Beracun

Ada sebuah kisah menarik yang bisa dijadikan renungan soal ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ ini. Alkisah, ada seekor burung yang terpanah oleh pemburu di sebuah hutan. Panah itu kelihatannya beracun karena langsung menghitamkan badan unggas tersebut. Si pemilik burung berpikir panjang: siapa yang memanah burung kesayangannya itu? Apa jenis panah yang digunakan? Apa jenis racun yang dipakai? Dimana panah itu dibuat? Berapa kecepatan tembak panah itu? Dan seterusnya. Belum sempat ia menyelamatkan burung kesayangannya itu, sang unggas itu pun sudah keburu menghembuskan nafas terakhirnya.

Karenanya, jangan terpaku terlalu lama pada persoalan hidup. Karena tidak akan ada jalan keluarnya disana kecuali penyesalan dan sumpah serapah. Kondisi semacam itu tidak akan menyelamatkan hidup. Keadaan tidak bahagia dalam hidup tidak akan pernah terurai hanya dengan menyesalinya. Ia akan berakhir hanya dengan langkah konkret. Oleh sebab itu, jika belum bahagia, ubahlah sesuatu. Tidak perlu menyesali kelahiran apalagi menyalahkan nenek moyang. Bahagia atau tidak kita yang buat. So, apakah anda sudah bahagia sekarang? Jika ‘ya’, teruskan.. jika ‘belum’ ubah sesuatu.

Baca Cuk:  5 Penyakit Laten yang Sering didera Anak Kos

sumber: www.ponijanliaw.asia

BERBAGI
anakkos
Redaksi menerima tulisan seputar anak kos, baik berupa tips trik maupun cerita anak kost. kirim ke email redaksianakkos@gmail.com