Beranda Artikel Islam dan Asas Sosialisme

Islam dan Asas Sosialisme

"Dunia ini cukup untuk seluruh umat manusia, kecuali untuk satu orang yang serakah"

135
kiri islam, islam kiri, revolusioner

Tulisan kari ini membahas tenntang persinggungan antara islam dan sosialisme. Bagaimana sebenarnya asas sosialisme itu ada di dalam tubuh islam? Monggo anak kos tulisan ini dibaca pelan pelan agar tidak gagal faham apalagi faham gagal.

“Dunia ini cukup untuk seluruh umat manusia, kecuali untuk satu orang yang serakah”

Ada yang menyatakan kata-kata di atas adalah dari Mahatma Gandhi, tapi sebenarnya kalimat diatas sudah ada dalam kitab Nahj Al Balaghah ratusan tahun sebelum Mahatma Gandhi lahir. Tapi tidak Apa2, itu bagus kalau ada yang menyebarkan. Dalam tulisan ini saya hendak mengenalkan prinsip sosialisme imam Ali bin Abi Thalib, yakni sisi lain yg tidak banyak diteliti. Selama ini pemahaman banyak orang tentang sejarah islam awal seolah sangat teologis dan militeristik.

Dalam pemerintahan yang sarat dengan konflik politik, teologis dan pemikiran islam, Imam Ali meletakkan dasar-dasar sistem sosialis (bukan sosialis marxis ya, karena konteks masyarakat arab saat itu masih bersifat kesukuan, semi feodal).

Dalam Kitab Nahjul Balaghoh imam Ali menyatakan:

* Barangsiapa yang melakukan PENIMBUNAN, maka dia harus di hukum,tapi hukuman tersebut tidak boleh berlebihan dan tidak boleh menindas.

* tidak ada orang miskin yg tetap kekurangan kecuali orang kaya yg merampas bagian si miskin itu.

* Saya tidak pernah melihat kekayaan yang berlebihan melainkan ada hak yang dilanggar.

Baca Cuk:  Kamu Anak Kos dan Bisa Nulis? Ini Pekerjaan Yang Cocok Buatmu

* Kamu harus lebih memprioritaskan mengembangkan hasil bumi dari pada mengumpulkan pajak.

* Hati orang yg bertaqwa itu ada di surga sementara jasadnya sibuk BEKERJA di dunia.

* Berhati-hatilah, jangan menguasai sendiri barang atau harta milik bersama.

Yang paling berbahaya dalam sistem kapitalisme itu adalah Penimbunan (akumulasi) kapital dan hanya dikuasai segelintir orang. Biasanya yg dengan yg seperti ini adalah kapitalis dan kelompok kapitalis Birokrat (Kabir) di sebuah negara OLIGARKHIS seperti di Sini. Minyak, gas, pangan ada mafianya semua. seorang muslim yang melakukan penimbunan kebutuhan pokok rakyat saya pastikan dia sesat. saya ulangi, SESAT. kalau nggak percaya baca surat at takatsur dan pahami maknanya.

Tidak akan pernah ada keadilan ketika pemodal menguasai jutaan hektar tanah sementara banyak rakyat yang TIDAK PUNYA tanah, itu sistem sesat. Imam Ali lebih suka mengembangkan sektor produksi pertanian dan pemanfaatan lahan dari pada menarik pajak. ini sangat rasional ketika suatu komoditas dibebani pajak maka barang tersebut akan mahal dan kadang nggk terjangkau pembeli secara umum. Kalau ini terjadi maka akan ada over produksi dan perusahaan bisa kolaps.

Yang paling menarik dalam pikiran imam Ali adalah “hati orang yg bertaqwa itu ada di surga sementara jasadnya sibuk kerja di dunia”. Jadi beragama itu nggk ngelamun dan berisi ritual-ritual ibadah yang macam2. Hal ini senada dengan hadis nabi “bekerjalah untuk duniamu seakan kau hidup selamanya dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan besok kamu akan mati. inti dari perkembangan peradaban umat manusia ada di falsafah KERJA. Nah di sini ada pertemuan pemikiran antara Nabi Muhammad, imam Ali dan Karl Marx, yaitu KERJA.

Baca Cuk:  7 Kelakuan Anak Kos Jaman Now

Seperti yang saya tulis kemarin dalam Kiri Islam dan revolusioner, ayat-ayat Al qur’an yg turun awal kenabian itu bersifat humanis dimensi ekonomi politik, yang mengkritik eksploitasi manusia oleh manusia. selain itu juga mengkritik sistem merkantilisme kapitalistis masyarakat quraisy dan arab. Islam menutup celah perbudakan dalam ayat2 yg diturunkan. coba pahami bagaimana ayat2 qur’an mengajari cara memperlakukan budak dan Nabi sering memerintahkan untuk membebaskan budak. ijtihad fiqih saya (kalo saya boleh jadi seorang mujtahid) tidak menemukan satu ayatpun dalam Qur’an yang menyuruh ada perbudakan baru. Islam mengatur bagi orang yg punya budak untuk memperlakukan secara adil, tapi celah untuk mendapat budak baru itu sudah ditutup oleh al qur’an. Kecuali agama ISIS yg membolehkan budak2 bahkan boleh mengambil wanita dari keluarganya untuk dijual di pasar budak.

Maaf jika tulisannya berat, Kapan kita bisa berpikir berat kalau tidak sekarang. Sebelum kebutuhan dapur mendesak.

BERBAGI
Kontributor
Kontributor sejati anakkos.com