Beranda Artikel Tips Keuangan Anak Kos yang berbisnis

Tips Keuangan Anak Kos yang berbisnis

52
rupiah melemah, dollar kuat

anak kost – Bagi anak kos yang kebetulan memiliki usaha maka manajemen keuangan harus bagus, kalau tidak maka uang akan tercapur antara uang pribadi dan uang jualan, sehingga diperlukan tips keuangan anak kos yang sedang berbisnis. berikut adalah tips dari salah satu anak kost.

Seorang pengusaha/pebisnis, sebaiknya punya dua dompet dan dua jenis rekening. Dompet pertama adalah “dompet bisnis”. Dompet bisnis ini berisi uang cash untuk urusan belanja barang, operasional, bayar karyawan dan menyimpan duit bila ada pelanggan-pelanggan yang bayarnya via cash (uang tunai).

Dompet kedua adalah “dompet pribadi”. Dompet pribadi ini berisi uang cash pribadi untuk keperluan diri sendiri dan keluarga (bagi yang sudah berkeluarga). Kalau ada biaya-biaya untuk keperluan pribadi, jangan ngambil duit perusahaan (dompet bisnis). Ambil aja ya dari dompet pribadi. Tujuannya biar manajemen keuangannya berjalan dengan sehat dan fair.

Meski kamu sebagai pebisnis, kamu harus belajar menggaji diri sendiri tiap bulannya. Misal gajimu per bulan minimal 3 juta jika omset 60 juta. Katakanlah omset selalu stabil 60 juta per bulan. Jadi tiap awal bulan kamu ambil gajimu 3 juta, kamu bisa taruh 1 juta di dompet dan 2 juta di rekening pribadi. Ketika duit di dompet pribadi habis, kamu bisa ambil dari rekening pribadi (jangan ambil duit di dompet bisnis/rekening bisnis).

Baca Cuk:  Anak Kos! Ketahuilah Pendamping Wisuda belum tentu Jadi Pendamping Hidup

Kamu harus disiplin memperlakukan dompet. Saat makan di warung, bayarlah dari duit “dompet pribadi” jangan ambil dari “dompet bisnis”. Saat kulakan barang buat jualan, ambilah dari dompet bisnis (jangan salah ambil di dompet pribadi). Saat ada temen mau utang, tengok dompet pribadi (kalau nengok dompet bisnis mah ada duit banyak di situ, tapi kan nanti bisnisnya kita yang jadi tersendat-sendat karena kekurangan amunisi). Kalau di dompet pribadi ada cukup, boleh lah temannya dikasih utang, kalau lagi pas-pasan ya dijawab lagi kosong atau kita juga lagi ada keperluan.

Kemudian, pelanggan kalau mau transfer bayar barang, kasih rekening khusus bisnis. Jangan kasih rekening pribadi. Rekening pribadi fungsinya sebagai tempat kita menyimpan gaji pribadi. Lalu jika pengin kulakan banyak barang (kebetulan kamu lihat barang bagus dan sangat prospektif laku cepat) namun rekening bisnis sedang sedikit duitnya, maka kamu harus sabar. Solusinya kamu bisa ambil dari rekening pribadi namun kamu catat ambil berapa, seminggu kemudian kalau jualannya sudah laris, kamu tarik duit dari rekening/dompet bisnis buat bayar utang ke rekening pribadi.

salam semangat anak kost

 

sumber: facebook

BERBAGI
anakkos
Redaksi menerima tulisan seputar anak kos, baik berupa tips trik maupun cerita anak kost. kirim ke email redaksianakkos@gmail.com