Beranda Artikel Hukum Menggugurkan Kandungan, Jangan Coba Coba!

Hukum Menggugurkan Kandungan, Jangan Coba Coba!

1
hukum dan dosa menggugurkan kandungan aborsi

Hai anak kos dimanapun kau berada, tau gak kalau menggugurkan kandungan itu dosanya sama halnya membunuh. Janin yang hendak kau gugurkan merupakan bibit manusia yang akan mempunyai bernyawa. Apalagi janin sudah berusia empat bulan, yang jelas jelas sudah diberikan nyawa oleh sang ilahi, jika engkau tetap menggugurkan artinya kamu telah membunuh seorang manusia. Bahkan sudah ada undang-undang hokum yang mengaturnya. Ngeri kali kan ya.

Akan tetapi masih saja banyak orang yang tidak mengindahkan hal ini, masih banyak kita temukan jasa menggugurkan kandungan baik di tiang tiang listrik (biasanya mengatasnamakan jasa telat dating bulan), bahkan di internet masih marak jasa gugur kandungan. Apa mungkin pasiennya banyak ya? Boleh jadi si.

Sebelum hendak menggugurkan kandungan, coba pikir dan renungkan kembali, bahwa anak merupakan karunia Allah yang sangat berharga, maka jangan sampailah anda menyia-nyiakan anak yang ada di dalam kandungan kamu meski  itu hamil yang tidak dihendaki.

Biasanya ini dikarena pergaulan bebas, yang diikuti hubungan seksual diluar nikah kemudian ceweknya hamil. Lantas kedua pasangan itu tidak menginginkan kehamilan, maka solusi yang biasa mereka gunakan rata-rata adalah menggugurkan kandungannya. Benar gak sih?

Berikut adalah Hukum, azab dan dosa menggugurkan kandungan.

Keputusan MUI (majelis Ulama Indonesia) No. 140, 20-6-140H

Keputusan MUI (majelis Ulama Indonesia) No. 140, 20-6-140H tentang aborsi menjelaskan bahwa pengguguran kandungan tidak dibenarkan bahkan haram kecuali ada sebab yang sangat penting yang berkaitan dengan hak hidup. Dalam kitab Risalatu Ad-Dima’i Ath-Thabi’iyah lin-Nisa’ dijelaskan mengugurkan janin baik yang sudah ada nyawanya atupun yang belum maka hukumnya adalah haram. Jelas kan gaes, hukum mengugurkan kandungan adalah haram.

Jika hal yang haram ini engkau lakukan maka resiko yang akan kamu terima sangat besar. Ya, Neraka akan menjadi jamina kamu ketika diakhirat kelak. Para ulama sudah menggambarkan tentang dosa menggugurkan kandungan ini adalah ketika mereka masih hidup di dunia, maka selama hidupnya tersebut tidak akan tenang, ia akan terus dihantui perasaan bersalah bahkan bisa hidupnya sering kena musibah.

Akan mendapatkan azab yang amat pedih

Azab mengugurkan kandungan selain berhukum haram juga akan mendapatkan azab yang sangat pedih pada pelakunya. Contoh sederhana adalah akan menanggung malu luar biasa, dihukum dipenjara,  perlahan orang yang berada disekelilingnya akan menjauhi orang yang menggugurkan kandungannya tersebut.

Para seksolog menyebutnya perbuatan menggugurkan janin sebagai dosa sosial. Dosa sosial ini akan sangat sulit dimaafkan, sebab apabila orang yang menggugurkan kandungan masih hidup, ia akan terus di hujat oleh orang lain bahkan hidupnya akan disengsarakan.  Entah itu dikatakan sebagai pembunuh ataupun orang yang tidak bisa menjalankan amanah dari Allah.

Akan diminta pertanggungjawaban di akhirat

Dosa menggugurkan kandungan tidak hanya dosa sosial semata, tetapi ada juga dosa yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada Allah. Tentu saja pertanggungjawaban kepada Allah ini sangat berat bagi orang yang menggugurkan kandungan. Bahkan neraka sudah siap menampung orang-orang yang demikian tersebut. Apabila kita melihat bagaimana proses pembentukan janin tersebut, tentunya ironis apabila kemudian di gugurkan kandungannya. Bukan begitu? Mikir.

Pelaku Aborsi bisa dikenakan denda

Sebagaimana diatas hukum menggugurkan kandungan adalah haram dan tentu dosa, maka perilaku aborsi akan mendapat hukuman setimpal dan juga akan dikenakan denda atau tebusan ketika di dunia. Pertama, Bila yang menggugurkan adalah ahli waris maka dia akan kena denda, namu bila yang menggugurkan kandungan adalah ibunya sendiri, maka diganti dengan memerdekakan budak yang seharga dengan 212.5 gram emas. Hal ini adalah cara penebusan dosa menggugurkan kandungan ketika masih di dunia. Sebagaimana jaman nabi.

Kedua, Ada juga ulama mengkhususkan bahwa denda untuk penggugurkan kandungan ini adalah dengan memerdekakan budak atau berpuasa selama 2 bulan  berturut-turut. Apabila tidak dilakukan kaffarah/denda tadi, maka pihak penggugur kandungan akan menanggung dosa selama masa hidunya dan dipertanggung jawabkan di akhirat kelak. Berat paaak.

Ketiga, orang yang menggugurkan kandungan bisa juga dikenakan denda berupa harta ataupun benda yang dilakukan oleh pelaku aborsi kemudian harta atau bendanya tersebut diberikan kepada ahli waris janin yang di gugurkan kandungannya.akan tetapi ternyata banyak masyarakat yang tak mengetahui hukuman didunia bagi para pelaku pengguguran kandungan ini. Miris bukan?

Dosa Akhirat loh ya

Jika denda yang disebutkan diatas adalah untuk menebus kesalahan karena telah menggugurkan kandungan, maka jangan senang dahulu, karena denda diatas hanya untuk meringankan para pelaku aborsi dikemudian hari, padahal janji allah tidak secuil dosa yang luput dari hukuman Allah, maka nanti para pelaku aborsi akan dimintai pertanggungjawabannya esok ketika di akhirat.

Semoga artikel ini bisa menjadi pembelajaran bagi para anak muda terutama anak kos untuk tidak mencobanya, caranya adalah pacaranlah sewajarnya, ketika mau melakukan, ingat itu anak orang, ingat dosa-dosa dan kesialan yang akan kamu terima dikemudian hari.

BERBAGI
anakkos
Redaksi menerima tulisan seputar anak kos, baik berupa tips trik maupun cerita anak kost. kirim ke email [email protected]